VMware Bikin Hybrid Cloud Makin Mudah

Jakarta – Meski keamanannya sempat diragukan, teknologi cloud kini sudah memasuki level yang lebih tinggi. Banyak perusahaan yang sudah mulai mengimpelementasikan hybrid cloud yang merupakan gabungan antara private dan public cloud. Solusi anyar VMware pun diklaim bisa makin memudahkan implementasinya.

Diklaim demikian karena solusi baru VMware ini menyodorkan platform terpadu komputasi, jaringan, dan penyimpanan yang tervitualisasi untuk hybrid cloud. VMware pun mengklaim sebagai yang pertama di dunia yang menawarkannya untuk kalangan industri.

Seperti solusi-solusi virtualisasi yang telah ditawarkannya, VMware juga mengusung konsep software-defined pada platform terpadunya itu. Sehingga penggunanya diyakini bakal lebih mudah mengelola berbagai aplikasi yang ada, baik yang tradisional alias tersimpan di server internal perusahaan maupun aplikasi yang cloud-based.

“Software (defined) sudah jadi kunci utama dalam proses transformasi bisnis yang kini tengah berlangsung yang tadinya dikelola secara tradisional,” ujar Adi Rusli, Senior Director dan Country Manager VMware Indonesia, di Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Solusi VMware ini diposisikan di antara private cloud dan public cloud. Adapun komponennya terdiri dari VMware NSX dan VMware vCloud Air yang menjadi jembatan antara private cloud dan public cloud melalui jaringan, serta VMware vSphere 6 yang jadi pondasi utama untuk hybrid cloud.

Dibandingkan versi sebelumnya yakni vSphere 5.5, VMware menghadirkan lebih dari 650 fitur baru yang bisa dirasakan pengguna pada solusi virtualisasi andalannya itu. Termasuk menjanjikan kemudahan dalam pengintegrasian dengan framework OpenStack.

Lebih lanjut, platform terpadu VMware juga menawarkan keterbukaan dan ragam pilihan pengembangan infrastruktur. Contoh spesifiknya adalah pengkonvergensian data center yang banyak terfragmentasi di perusahaan-perusahaan, baik yang berada di internal perusahaan maupun cloud, terutama sejak meningkatnya tren penggunaan perangkat mobile. Dengan begitu jumlah silo-silo data center di perusahaan bisa ditekan dan dibuat konvergen.

“Kami telah melangkah ke depan dalam upaya memenuhi kebutuhan pelanggan, dengan menghadirkan platform terpadu berkonsep software-defined yang mampu menawarkan beragam pilihan,” umbar bos baru VMware Indonesia itu.

Mengandalkan platform terpadu VMware ini, perusahaan juga tak perlu lagi membangun infrastruktur dari nol. Karena perusahaan bisa mempertimbangkan menggunakan layanan cloud yang sudah banyak ditawarkan, sehingga pengembangan infrastruktur bisa lebih cepat.

“Tak perlu bangun infrastruktur dari nol. Kan sekarang sudah bisa sewa infrastruktur, aplikasi, dan lain-lain yang disediakan penyedia layanan cloud,” pungkasnya. (yud/ash)


Popular tags : NagaPoker, DewaPoker, Poker88, ElangPoker, Pokercc, JayaPoker, RemiPoker, AfaPoker, ImcPoker, GalaxyPoker, CrownPoker88, UbcPoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>