Bunga Kredit Masih Tinggi, Jokowi Panggil BI dan OJK

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) siang ini mengundang Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Haddad ke kantornya. Jokowi mempertanyakan soal suku bunga kredit yang masih tinggi.

Hadir juga dalam pertemuan tersebut Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani.

“Tadi koordinasi sama BI dan OJK. Meminta penjelasan BI dan OJK kenapa suku bunga dan bunga kredit masih tinggi, kenapa belum bisa diturunkan,” ungkap Andrinof usai pertemuan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/2/2015).

Dituturkan Andrinof, penjelasan BI dan OJK adalah karena inflasi domestik masih sangat tinggi yaitu di atas 4%. Bila disandingkan dengan Filipina yang sudah di bawah 2%, tentu masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan.

“Penjelasannya masuk akal,” ujar Andrinof.

Menurut Andrinof, Presiden Jokowi kemudian memberikan arahan bahwa pemerintah ingin memperkuat sektor riil. Untuk itu, salah satu pendukungnya adalah suku bunga yang memungkinkan dunia usaha dalam negeri bisa berkompetisi.

“Kita kan inginnya memperkuat sektor rill,” ucap.Next

(mkl/hds)
Popular tags : NagaPoker, DewaPoker, Poker88, ElangPoker, Pokercc, JayaPoker, RemiPoker, AfaPoker, ImcPoker, GalaxyPoker, CrownPoker88, UbcPoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>